"Mas yakin bisa masuk ke dalam?" tanya Mama Anna memastikan. Mereka sudah berada di depan rumah sakit dimana Nazeef dirawat. Daddy Yusuf sudah merasa pusing, ternyata efek traumanya datang begitu cepat padahal belum masuk ke dalamnya. "Aku harus lawan, gimana nanti Nazeef kalau aku nggak bisa nemani dia di dalam rumah sakit?" ujar Daddy Yusuf. Sebenarnya ia sudah melakukan berbagai macam terapi dan pengobatan untuk menghilangkan trauma tersebut. "Tapi Mas?" Mama Anna merasa tidak yakin. "Aku pasti bisa, tunggu sebentar." Daddy Yusuf mencoba untuk menormalkan detak jantungnya yang sudah tidak tentu arah. Mama Anna membawa sang suami untuk duduk terlebih dahulu, dia juga memberikan air minum kepada Daddy Yusuf. "Mas aku nggak mau kamu kenapa-kenapa, jadi nggak usah dipaksa ya." "Aku bi

