Episode 48

439 Kata

Malam ini Hendra menemani Rara berserta kedua anaknya, karena para orang tua tidak datang kesana lagi sebab Hendra melarang para orang tua untuk datang kerumah sakit lagi dengan alasan agar istirahat. “Tidak bisakah aku yang mengisi kekosongan hati mu itu Ra,” bisik Hendra diatas bibir Rara hingga hidung mereka bersentuhan. Rara memejakan matanya membuat Hendra tersentak seketika. Rara memberi izin padanya. Dan apa yang harus ia lakukan sekarang. Perasaannya bercampur aduk, banyak tanya dibenaknya yang menuntut jawaban. Namun lagi dan lagi reaksi tubuhnya menghianati otak dan perasaannya. Bibir keduanya kini menyatu dalam ritme yang lembut tapi intim. Hendra tidak bisa memikirkan apapun lagi. Ia mabuk dan melayang melambung tinggi. Betapa ia sangat merindukan wanita ini. Demi tuhan, b

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN