"Dia harus bertanggung jawab." Dahi Myco menyerit bingung kala mendengar ucapan Salwa. Sekarang pikiran nya bercabang, menerka apa maksud dari ucapan Salwa tadi. "Tanggung jawab apa? Jangan bilang kalau janin itu bukan darah daging ku, melainkan darah daging Nando. Karena itu Salwa nggak mau bilang sama aku tentang kehamilannya," batin Myco menerka-nerka kemungkinan yang sebenarnya. Menepis pikiran itu, Myco buru-buru menggelengkan kepala. Tidak. Ia tidak boleh asal menuduh. Bisa jadi juga kan, Salwa mengatakan Nando harus bertanggung jawab itu karena keguguran Salwa disebabkan oleh Nando. "Tanggung jawab apa, Sal?" Myco menatap Salwa dengan serius. Berharap apa yang di takutkan nya tidak benar. Salwa memalingkan wajah dari Myco. Menatap ke atas langit-langit ruangan. Seketika, ba

