Plak! Tamparan keras kembali Salwa layangkan mengenai pipi sebelah Nando. Nyatanya sekeras apapun tamparan yang di layangkan untuk Nando tidak setimpal dengan rasa sakit hati dan kecewa pada hati Salwa. Bukan satu atau dua bulan hubungan mereka terjalin dan selama itu Nando telah menyembunyikan rahasi besar dari Salwa. "Dasar b******n! Gue kecewa sama lo!" teriak Salwa dengan murka. Tidak peduli dengan tatapan orang-orang kepada nya. "Baby, aku bisa menjelaskannya." Nando terus berusaha untuk meraih tangan Salwa, namun tidak semudah itu karena Salwa segera menepis lengan itu. "Kebohongan apa lagi yang lo sembunyikan dari gue, Nando? Tega lo sama gue. Bisa-bisanya lo bohongin gue selama ini." Nando mengusap wajah beberapa kali. Tidak menyangka sama sekali kalau pada hari ini semua

