"Kita memang perlu mengambil risiko yang tinggi untuk mencapai hasil yang maksimal. Solusiku mungkin memang mainstream. Percayalah, akalku sudah terlalu letih untuk mencari cari mengikatmu dalam suatu ikatan yang resmi." -Xabiru Kamajaya- --------- "Karena Xavira hamil anak saya. Jadi, saya akan menikahinya." Hamil? Hamil! Hamil?! Xavira bertanya-tanya dalam benaknya. Kalimat Xabiru itu pun terus terngiang melalui indra pendengarannya akibat kinerja sarafnya yang merespons kalimat itu dengan sangat baik. Sangat baik hingga pikirannya ikut berputar-putar pada apa yang telah mereka berdua lakukan. Tangan yang tadinya menggantung di udara kini mengusap perutnya secara perlahan. Dulu, ia sangat mengharapkan kehadiran sang buah hati akibat malam panas itu. "Apa kamu bilang?!" Rahadi be

