Note : Di bawah ini mengandung adegan di atas usia 18 tahun. JIka kalian tidak nyaman membaca, silakan skip-skip. Terima kasih! Selamat membaca! *** Airish baru pulang ke rumah saat pagi hari. Sekitar pukul 8 pagi, mobil Max masuk ke dalam halaman rumahnya. “Aku benar-benar tidak akan dipecat, kan? Kau sudah mengatakan pada atasanku jika aku sedang dalam masa bakti padamu?” tanya Airish penuh harap. Max tertawa. Sejak tadi gadis itu terus saja memintanya mencarikan alasan untuk membolos bekerja sehari ini. Katanya ia terlalu lelah dan butuh tidur sebab semalaman mereka sama sekali tidak beristirahat. Max benar-benar mengajaknya berkeliling kota New York dengan sepeda motornya. “Kau tenang saja. Jika kau dipecat menjadi model, kau bisa menjadi sekretarisku. Aku yakin gaji sebagai sekr

