10. Amarah

1881 Kata

Airish menggaruk kepalanya yang tidak gatal. Hari ini ia tidak menyelesaikan pekerjaan modellingnya sebab Sivia iba-tiba datang menjemputnya di lokasi. "Tidak bisa begitu, Nyonya. Airish harus menyelesaikan pekerjaan modellingnya hari ini. Jika tidak, CEO akan memarahi kami," ucap seorang fotografer yang bertanggung jawab pada pemotretan agensi. "Aku tidak peduli karena aku ingin pergi dengannya. Beri aku nomor telepon CEO mu! Biarkan aku bicara langsung dengannya." Dan begitulah akhirnya. Sivia menggunakan koneksinya menghubungi CEO agensi yang mana CEO agensi tersebut adalah bawahan dari Viccent Vancouver, teman lama dari ibu Romeo ini. Jadi dengan mudah, Sivia bisa membawa Airish pergi. "Kenapa kau perlu repot-repot bekerja? Sudah keluar saja. Tante rasa pekerjaan modelling tidak pa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN