Enver tertawa melihat surat cinta di atas mejanya. Tanpa melihat isinya, Enver sudah tahu tujuan surat itu ada di atas meja. Ia tidak bisa protes karena sudah melakukan kesalahan yaitu terlambat masuk setelah jam istirahat siang. Enver membuka amplop dan melihat isi dalamnya. "Ha? 40 persen dari gaji?" Enver kaget karena mendapat ganjaran sebesar ini. Biasanya jika karyawan terlambat masuk, maka potongan sebanyak lima sampai sepuluh persen dari total gaji. Tapi dia kenapa sampai empat puluh persen? Enver juga baru pertama kali terlambat sejak bekerja di perusahaan ini. Badan Enver lesu, semangat berkurang karena gaji bulan ini sudah menghilang sebesar 40 persen. Meskipun begitu, ia tetap melanjutkan pekerjaan. Banyak hal yang harus Enver selesaikan karena kedepannya ia berencana mengambi

