"Cie... lagi lihatin siapa?" ujar Renal secara tiba-tiba. Uli langsung menyimpan ponsel dibawah bantal. Bisa-bisanya sang adik memergoki dirinya tengah melihat sebuah gambar. "Nggak ada," jawab Uli. "Hayo kakak lagi suka sama seseorang ya?" Renal kembali menggoda sang kakak. "Enggak kok." Lagi dan lagi, Uli tidak mau mengakui perasaannya sendiri. "Aku harap kakak bertemu dengan seseorang yang baik." Renal ingin sang kakak tidak hanya memikirkan tentang hidupnya. Sang kakak berhak bahagia, apalagi perjuangan sang kakak tidak bisa dikatakan mudah selama ini. "Kakak belum mau menikah." Uli memberikan alasan. Ia takut bertemu dengan orang salah sehingga setelah menikah tidak lagi bisa memperhatikan sang adik. "Satu hal yang harus kakak tau. Aku bahagia kalau Kakak bahagia. Jadi, tolong ba

