Uli dan Enver Part 8 : Kena Marah

1498 Kata

“Apa-apaan ini?” Suara Enver terdengar begitu jelas masuk ke dalam gendang telinga Uli. “Kamu niat bekerja tidak?” Suara itu kembali terdengar. Uli hanya bisa menunduk dalam karena tidak berani untuk membuka mulut sedikitpun. Kali ini, untuk pertama kalinya Uli menyusul laporan gaji seluruh karyawan. Setelah satu bulan bekerja, Uli baru mendapat tanggung jawab besar seperti ini. Ia juga tidak bisa memilih-milih beban kerja karena semua atas arahan dari sang atasan. Sebenarnya, sistem gaji karyawan sudah ada untuk mempermudah pekerjaan. Namun Uli juga harus melakukan pengecekan secara manual untuk menghindari kesalahan yang mungkin saja terjadi. “Kenapa menunduk?” Uli langsung mengangkat wajah. Hal seperti ini sudah pernah terjadi sebelumnya. Momen lama terulang lagi, dimana Enver m

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN