"Gimana cah ganteng? Udah diputusin belum?" Suri yang baru saja keluar rumah segera duduk di bangku kayu sebelah sang adik yang tersekat meja kayu bundar. Dia menatap Kaka antusias seperti anak TK yang akan mendapatkan satu toples permen loli. Kaka hanya berdehem. Memilih fokus mengikat tali sepatunya yang baru terpasang sebelah. Entah karena apa, mood nya pagi-pagi begini sudah sangat buruk. "Dia marah nggak? Nangis?" tanya Suri kepo. Sejak kemarin dia ingin bertanya, tapi sayang dia kemarin ada acara di kampus sampai malam. Alhasil sesi wawancaranya dia ganti pagi ini. Kaka berhenti dari mengikat tali sepatunya, menatap Suri serius lalu berdecak. "Nangis, tapi nggak marah." Suri mengangguk-angguk. "Hm. Dia nggak marah-marah ya? Lo putusinnya bilang gimana?" "Ya gitulah," jawab Kaka

