62. Lo Manusia Luknut

2333 Kata

Apa lo udah memikirkan risikonya, Lay?” Orion menatap Lay dengan penuh tanya. Ia sengaja bolos dari kampus demi mendengar cerita Lay yang mengatakan padanya saat di telepon akan jujur pada Naina. Lay mengangguk. “Gue gak punya pilihan lain. Naina ingin gue jujur tentang gue tanpa ada yang ditutupi. Kalau gue gak jujur, Naina tidak akan menerima permintaan maaf gue, On.” “Tapi lo tahu ini sangat ... em ... berisiko, Lay. Ini gue khawatir sama lo. Pake banget! Gue khawatir Naina akan melempar lo menggunakan pisau saat ia tahu kalau lo berbohong soal tidur bersama saat itu.” Orion bergidik ngeri membayangkan Naina melempar Lay dengan pisau. Lay menghela napas. “Masih mending kalau pisau, On. Paling mendarat di perut gue dan berdarah. Masalahnya, Naina itu sadis banget kalau lagi marah. Mu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN