Bab. 17. Terbakar Cemburu.

1219 Kata

Farraz berjalan keluar dari ruang kerjanya. Mencoba mencari di mana Adiva bersama suaminya. Ini masih wilayahnya, seharusnya lelaki itu belum jauh membawa sekertarisnya pergi. Berjalan menyusuri tangga, berharap menemukan Adiva. Tak sengaja, kaki Farraz menginjak sesuatu. Dia menunduk dan mendapati syal tipis yang dikenakan Adiva. "Berarti benar seperti dugaanku. Dia dibawa lewat tangga ini. Lalu kemana perginya?" Farraz menggeggam erat syal itu, dia melanjutkan perjalanannya. "Sepertinya aku tahu dia di bawa ke mana," gumam Farraz. Lalu lalang karyawan yang sedang bekerja, tak biasa melihat pemandangan menakjubkan, bos besar sedang mencari sesuatu dengan wajah panik. Langkah lebar Farraz berhenti di depan ruangan Kalvian. Jelas terdengar, suara minta tolong Adiva di sana. Suara

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN