Enam Dua

1007 Kata

Dian, Kiran, Ardi dan Soraya telah menunggu di luar sekolah saat Alya dan seluruh keluarganya keluar di dampingi pengacara keluarganya. Ketika menatap ke empat sahabatnya itu, perasaan Alya berkecamuk tak karuan, tak menentu. Antara benci dan rindu menjadi satu. Alya menatap benci ke arah Dian dan Kiran, dimana orang tua mereka yang menjadi penyebab kematian Alya dan Putri. Arya dan Aldo. Ketika Dian mendekat, Alya bahkan menjauhkan dirinya dengan melangkah mundur perlahan-lahan. Melihat sikap Alya yang dingin itu, Dian jadi salah tingkah dan menatap ke arah teman-temannya yang juga bingung. "Al ... Gue lihat berita soal ..." kata Dian tapi Alya memandangnya langsung yang membuat Dian kemudian bungkam. Ia tak salah, pandangan Alya terasa lain dan sangat dingin. "Gue gak mau bahas, gaes..

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN