30. Pekerjaan Gendhis yang Pertama di Kafe

1035 Kata

"Siapa?" tanya Gendhis pada dirinya sendiri. Ia langsung membuka laptop milik Putra saat tiba di kantornya. Belasan email entah dari siapa memenuhi kotak masuk surel milik Satoe Hati Official. Lantas, dibukanya satu per satu surel dengan isian yang sama. Hanya ada dua kalimat di dalamnya. "Halo, Gendhis. Kirimkan nomor ponselmu." Sontak saja, Gendhis mengernyit. Bahkan, ia baru sehari menggantikan suaminya. Namun, sudah mendapat pesan dari orang lain. Gendhis tak mengindahkannya sejak pagi. Ia lebih memilih menenangkan diri setelah kejadian semalam. Awalnya ia memang merasa syok dan frustrasi. Akan tetapi, ia juga merasa telah bersalah sebab keluar rumah di jam yang tak tepat. Hari sudah menunjukkan jam makan siang saat dentingan notifikasi email kembali menyala. Karena sebal, akhirn

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN