BAB 36. Ternyata, Arjuna …

1167 Kata

Kedua bola mata Rayya sontak membulat sempurna, saat dirasanya bibirnya mulai dilumat dengan begitu lembut. Ini terasa—pertama kalinya. Ya, seperti pertama kalinya bagi Rayya. Sebab dia tidak pernah mau disentuh oleh Yudhis kecuali hanya berpegangan tangan atau merangkul pundaknya saja. Tanpa sadar, Rayya memejamkan kedua mata. Dunia sekeliling seakan berhenti berputar sejenak. Semua rasa hanya dia tujukan pada sentuhan lembut di bibirnya. Pria ini benar-benar telah mengendalikan dirinya. Tidak ada penolakan. Tidak ada rasa takut. Semua mengalir dengan begitu—indah. Sampai dia masih belum sadar juga, ketika Arjuna telah melepas sentuhannya. Pria itu tersenyum melihat wanitanya masih memejamkan mata dengan bibir sedikit terbuka. Siapa tidak akan tergoda dengan wajah cantik sepolos ini? Ma

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN