Sudah hampir setengah jam, tapi lift belum juga selesai diperbaiki. Membuat Brian juga Arabella mulai kegerahan di tengah kebisuan yang mengharuskan keduanya tak bertegur sapa lagi. Setelah menangis, Arabella pun memilih duduk menyudut sambil mengabaikan kehadiran Brian yang tadi sempat mempertanyakan penyebab tangisnya. Hanya saja, Arabella sendiri enggan menjawab di tengah ia yang dirundung kesal gara-gara Brian bersikap tak acuh. Padahal kalau boleh jujur, Brian sendiri pun sudah merasa jengkel jika terus menerus harus berdiam-diaman dengan wanita yang dicintainya. Namun, ia bisa apa? Toh, memang hal semacam itu, kan, yang diinginkan oleh Arabella? Akan tetapi, semenjak terjebak bersama selama hampir setengah jam ini, rupanya Brian pun mulai merasa tidak tahan lagi untuk tetap mem

