Sejak malam itu, hubungan yang tercipta di antara Brian dan Arabella pun seolah mempunyai jarak tersendiri. Diawali oleh penolakan sang wanita yang kesekian kalinya, Brian pun merasa seakan ia sudah putus harapan mengingat Arabella yang seakan tidak mau menyerah dalam benteng pertahanannya. Hari-hari berikutnya telah mereka lalui dengan hambar bagai sayur tanpa garam. Walau berada di bawah atap yang sama, tetapi keduanya memilih untuk tidak bertegur sapa terutama dari pihak Brian yang merasa sangat kecewa untuk setiap penampikan yang Arabella layangkan. "Hari ini aku bakal pulang malem. Sengaja ambil lembur biar kamu gak ada yang ganggu," cetus Brian sebelum akhirnya pergi melenggang sendiri. Menyisakan kehampaan yang dalam sekejap telah merongrong hati Arabella sehingga ia seperti bar

