Arabella merengek bak anak kecil ketika tahu bahwa ia akan ditinggal pergi oleh papa dan bundanya. Padahal, ia masih sangat perlu bimbingan mereka mengenai segala hal terutama peran dirinya sebagai seorang istri. Tapi secara tiba-tiba, ia pun mendengar kabar bahwa kedua orang tuanya harus pergi ke Melbourne untuk beberapa waktu sampai urusan di sana bisa dikatakan selesai. "Kalo gak ada Bunda, nanti Ara belajar masak sama siapa? Terus, kalo Papa tinggal di Melbourne, Ara kalo sedih dibujuknya sama siapa? Kenapa, sih, kalian harus pergi semendadak ini? Soal kerjaan bisa ditangani sama uncle Mike, kan? Lantas, kenapa kalian malah harus pergi ke sana hanya untuk urus kerjaan yang jelas-jelas udah ada yang handle." Mencoba menahan kepergian orang tuanya, Arabella pun mengemukakan isi hatinya

