Baru saja Arabella hampir terlelap, tetapi tidak jadi karena tiba-tiba indra penciumannya disapa hangat oleh aroma yang begitu lezat. Mengharuskannya kembali terperanjat bangun saat tanpa diduga Arabella diganggu oleh kelezatan aroma masakan yang menggugah selera. Pikirnya, bundanya memilih kembali dan tak jadi pergi. Lalu memutuskan untuk memasak saja agar kemudian hasil masakannya bisa disantap oleh putrinya. Maka tanpa pikir panjang, Arabella pun lantas langsung terbangun seiring dengan bergegasnya ia keluar kamar. Berlari penuh semangat, Arabella pun menuruni anak tangga dengan sangat cepat. Sehingga setibanya ia di lantai dasar, buru-buru dirinya pun menujukan ayunan kakinya ke arah dapur. "Ara tau, bunda pasti gak bakalan tega ninggalin Ara. Makanya bunda balik lagi sampe repot-

