SEBUAH KLARIFIKASI

1010 Kata

Matahari pagi kembali menyongsong. Pertanda hari telah berganti. Setelah lelah menangis sendiri sembari mengurung diri sepanjang hari di dalam kamar, tanpa sadar Arabella pun tertidur ketika malam semakin larut. Sehingga ketika pagi menjelang bersamaan sinar mentari masuk menyorot ke celah jendela, Arabella yang diharuskan terbangun karena matanya silau pun sontak menghalau pandangannya menggunakan satu tangan yang ia bentangkan di depan wajahnya. Bahkan saking lamanya ia menangis semalam, matanya pun menjadi bengkak seperti orang yang habis kena tonjok. Isakannya pun masih bersisa. Bersama dengan itu, sebuah ketukan tampak terdengar dari balik pintu yang tertutup rapat. Menoleh ke sumber suara, dengan suara seraknya si wanita pun menyeru, "Siapa?" Tidak ada sahutan. Hanya ketukan kedu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN