Akhirnya, bel pulang yang ku tunggu-tunggu pun berbunyi. Memang tidak ada yang bisa menghilangkan rasa kantuk dibanding bunyi bel istirahat dan bel pulang sekolah. “Gab, duluan aja ya? Gue mau ke loker sebentar.” “Mau ngapain?” “Ngambil seragam olahraga yang lupa gue bawa pulang.” “Oke deh, gue sama yang lain duluan ya?” “Iya, hati-hati di jalan.” Lambaian tangan mengakhiri percakapan kami. Aku berjalan menuju loker yang letaknya tak jauh dari Toilet perempuan. Setelah berhasil memasukan seragam olahraga ke dalam tas, tanpa berlama-lama aku langsung berjalan menuju gerbang setelah memastikan loker kembali terkunci. Ketika melintasi lapangan, sebuah bola melayang ke arahku. Dengan sigap, aku menangkapnya, memantulkannya ke dasar lapangan beberapa kali sebelum akhirnya kemb

