Saat-saat dimana Bea sakit seperti kali ini adalah saat dimana Melinda merasa hanya dirinya saja yang dimiliki Bea di dunia ini. Pasalnya sang putri menjadi begitu manja dan tidak mau terlepas dari gendongannya barang sedetik pun. Bea kerap merengek jika tidak mendapati Melinda di sekitarnya saat sakit. Ditunggui orang lain pun Bea tetap mencari keberadaan Melinda. Perasaan begitu dibutuhkan dan diharapkan ini terasa hangat dan berharga. Tetapi jika boleh memilih, Melinda tidak ingin putrinya mengalami kesakitan. Jika bisa, ia harap sakitnya Bea dipindah saja ke tubuhnya. Ibu mana yang tega melihat anaknya yang biasanya energik dan ceria menjadi murung dan lesu dengan kondisi tubuh yang tidak baik. Bea demam juga terserang batuk dan pilek. Kondisinya sudah membaik meski tadi malam Melind

