Melihat dekorasi pernikahan membuat Maika jadi sedikit flashback pada momen pernikahannya dengan Rafan. Asli, itu tuh momen paling indah dalam hidup Maika. Apalagi yang sehabis selesai ijab kabul. Terus Rafan jemput dia. Yaa Allaah rasanya Maika pingin ngulang semuanya. Kebayang gak sih? Rasa senang, sedih, terharu, malu bercampur jadi satu. Waktu Rafan bacain doa di ubun-ubunnya. Terus Maika cium punggung tangan Rafan. Itu tuh momen pertama kali mereka sentuhan. Dulu pas kecil aja gak pernah Maika sentuh tangan Rafan ataupun sebaliknya. "Jadi flashback, ya, Mai?" ujar Rafan. Maika mengangguk sambil tersenyum. Sekalipun Maika mengenakan cadarnya. "Hehe iya, Zayn kayaknya seneng banget liat balon itu," kata Maika pada Zayn yang menggerakkan kakinya dalam gendongan Rafan. "Zayn mau?" Z

