Sore hari menjelang malam tarawih pertama. Rafan pulang tepat pukul 5 sore, tadi ada beberapa pekerjaan yang harus dia tuntaskan. Meskipun deadlinenya masih lama, dia tidak mau menundanya. Jadi saat di rumah dia hanya tinggal bersantai saja. Besok dan lusa pun dia mendapat libur. Jadi, dia bisa lebih banyak menghabiskan waktu di rumah bersama Maika. Keduanya juga sudah kembali ke rumah mereka. Laki-laki itu sempat membeli beberapa makanan yang kebersihannya terjamin untuk Maika. Dia juga membeli kurma untuk stok selama 1 bulan ke depan. Senyumnya melebar kala mendapati Maika tengah menyiram tanaman. "Assalamu'alaikum." Rafan menghampiri Maika. Dengan sigap Maika memberikan sanitizer ke telapak tangan Rafan. Setelah itu barulah dia mencium punggung tangan suaminya. "Wa'alaikumussalaam

