Annisa merapikan kerudungnya yang tertiup angin sembari mengernyitkan dahi dengan mata memicing. Ia masih merasa takjub melihat orang kembar di depan matanya sendiri. Selama ini hanya membaca di dalam novel, melihat di televisi atau pun berita. Tidak disangka datang juga hari dimana ia bisa menyaksikan sendiri orang kembar di depan matanya sendiri. Kalau dalam istilah ilmu biologi, kembar atau gemeli terjadi karena adanya dua zigot atau dua sel telur yang berbeda dan dibuahi oleh dua sel s****a yang terpisah. Sampai sekarang Annisa masih merasa takjub, ia jadi membayangkan. Kalau ia punya saudara kembar juga bagaimana kehidupannya nanti. Apa akan sama, atau berbeda dengan kehidupannya yang membosankan ini. Pastinya ia juga punya teman curhat, tidur dan belajar setiap saat. Baru membayan

