Pemuda jangkung itu baru memasuki kafe, melempar senyum saat berpapasan dengan beberapa karyawan yang hendak pulang. Mereka baru saja selesai shift kerja. Langkahnya terhenti saat ia melihat siluet familiar di meja sudut. Ia pun, jadi menolehkan kepala dengan menatap tiga orang di depan sana lurus. “Jake, lo baru datang?” Suara Niki di belakang pintu membuat Jake yang sedang mengamati tiga orang customer itu jadi menganggukan kepala membenarkan. “Ayana sebenarnya punya hubungan sama siapa, sih? Elo apa Jaya?” Tanya Niki penasaran, menempelkan tangannya pada lengan Jake yang sontak menghela napas lelah. “Gue kan tadi di sekolah udah bilang, gue sama Ayana gak punya hubungan apa-apa.” Jelas Jake berusaha tidak terdengar emosi, “sorry, habisnya dia dekat sama semua anak kelas. Elo, Jaya te

