Azril membuka mata dengan perasaan campur aduk, begitu banyak yang dia pikirkan dan ketiadaan Shazia membuatnya sangat tidak fokus. Dia tidak bisa membayangkan bagaimana tanggapan kedua orangtuanya nanti ketika mengetahui hal ini. Dia sama sekali tidak punya jawaban untuk menjelaskan kepada mereka. Azril sudah kehilangan Shazia dan itu membuat kehidupannya kembali terpuruk, hatinya benar-benar mengharapkan Shazia kembali. Tetapi, dia sadar jika apa yang dia lakukan sudah sangat keterlaluan. Sekarang hanya penyesalan yang dia rasakan, andai dia bisa mengembalikan waktu untuk menjelaskan semuanya. Azril akan membayar berapapun untuk melakukannya, tetapi sayangnya itu mustahil untuk dilakukan. Azril bangkit dari tempat tidur, badannya sangat pegal karena semalaman mencari Shazia, dia memak

