"Wah, calon istri Anda cantik juga, Tuan Muda." puji Rose, sekretaris Neneknya Ravindra. Walaupun memakai kerudung pink dan masker tetapi orang-orang masih bisa melihat pancaran kecantikan Euis karena selain memiliki kulit wajahnya yang terlihat putih bersih, bulu matanya pun panjang dan lentik serta matanya terlihat jernih bersinar. "Hah?" Euis terkejut dan langsung menoleh ke arah Rose kemudian Neneknya Ravindra dan kembali ke arah Ravindra yang sedang menatapnya dengan intens. Gadis cantik itu baru menyadari sesuatu yang krusial. 'Waduh, aku lupa kalau saat ini aku tidak memakai riasan si buruk rupa, pantas si bule kampuang itu nggak mengenaliku,' pikir Euis sambil melirik pria tampan yang sedang bersandar di tempat tidur. Ravindra memperhatikan Euis dengan seksama 'Gadis ini men

