"Hentikan lift-nya!" teriak Maria Houston, neneknya Ravindra. Euis menatap horor pada Nyonya Besar keluarga Houston tersebut. 'Waduh ... waduh! Jangan sampai terkejar, ya Allah! Aku nggak tahu harus menjawab apa kalau diinterogasi oleh mereka!' Euis berdoa dalam hati, jantungnya berdegup dengan kencang seperti parade band di jalanan. Gadis berkerudung merah muda itu merasa apabila dia tertangkap oleh keluarga Ravindra saat ini, maka akan sulit baginya untuk lepas dari jerat keluarga tersebut. 'Pertama kali bertemu mereka langsung muncul masalah dan salah paham. Kalau sekarang aku tertangkap bisa jadi kesalahpahaman semakin menjadi-jadi. Apalagi ini menyangkut hidup dan mati. Iya kalau Pak Bule itu bisa selamat dan ngasih kesaksian kalau aku tidak bersalah, nah, kalau meninggal? Bisa s

