Bab 26 ( Ketakutan )

1028 Kata

Zio juga berpikiran yang sama. “Iya, gara-gara kita terlalu sibuk mencari bola krisatal ungu itu, kita melupakan apa yang akan Paradise alami. Rize, ke mana lagi kita akan mencari bola kristal ungu itu? Semua tempat sudah kita datangi dan jelajahi, tapi bola itu sama sekali tidak menampakan tanda-tandanya. Aku seolah sudah putus asa dalam mencarinya.” “Jangan berkata begitu, Zio. Kita tidak boleh putus asa dulu, bola itu pasti ketemu dan kita akan menemukannya.“ “Iya, tapi kapan?” Pangeran Rize melihat pada Zio, dan dia pun tidak dapat memastikan kapan bola itu akan mereka temukan. Ke esokan harinya, seisi rumah dikagetkan oleh teriakan Odec dari dalam kamarnya. Omora yang sedang berganti baju seketika berlari cemas dan Paradise yang sedang mencari tasnya juga langsung berlari kaget me

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN