Omora semakin merasa aneh dengan ulah putri kembarnya.“Kalian ini kenapa?” “Bu, tadi aku dan Odil memikirkan bagaimana jika suatu hari nanti Oneil dan Paradise menikah? Bukannya mereka sekarang itu sahabat baik dan sangat akrab.” “Kalau mereka menikah itu ya bagus! Gadis gendut dan pria culun. Cocok bukan?” Tangan Omora bersedekap sombong. “Aku juga tidak perlu susah-susah mencarikan jodoh yang mau dengan gadis gendut itu.” “Ibu tidak sadar, ya? Kalau mereka sampai bersama, yang ada kita dalam bahaya.” “Dalam bahaya bagaimana maksud kamu?” “Bu, Oneil itu adalah cucu satu-satunya dari orang terkaya dan terkenal di kota ini, walaupun dia tidak pernah menyombongkan dirinya, tapi Oneil tetap saja cucu nenek Nirmala yang terkenal itu. Lantas, jika Paradise menikah dengan Oneil dan menjadi

