Chapter 19

1609 Kata

“Jika sesuatu terjadi padaku,” Ri Han menarik napasnya, “Aku ingin kau tetap melanjutkan hidupmu dan melupakanku.” “Mengapa ... kau malah membicarakan hal yang begitu sedih?” Thea tersenyum lemah. Tangannya kini menangkup pipi Ri Han. “Sepertinya, kau memang harus istirahat.” Entah mengapa kata-kata Ri Han membuat kekhawatiran mucul di dadanya. Sebuah pertanda yang seharusnya tidak ada di sana, kini menghantui Thea. Saat manik mereka bersinggungan, Thea merasakan sebuah kejanggalan pada tatapan suaminya. Keputusasaan. Apa yang sebenarnya terjadi? Apa yang akan terjadi? Apa yang membuat semua itu terjadi? Pertanyaan sebab-akibat terangkai begitu saja. Tapi Ri Han selalu menggantungkan semua pertanyaan itu. Walau Thea tahu ada sesuatu yang tidak beres, jika suaminya menolak untuk men

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN