"Mummy..." teriakan anak kecil menyedarkan lamunan Starlet. Oncey belari memeluk Starlet tanpa dipinta. "mummy kenapa nangis? " soal Oncey. "mata mummy lagi masuk habuk, daddy sama bibi dimana? kok, kamu sendirian? " soal Starlet. "Daddy lagi metting bibi Mila ke toilet. Oncey disuruh tunggu sama bibi di sini. Oncey nampak mummy terus samparin deh hihiii" Oncey memberi senyuman manis. "Ya, uda kita tunggu bibi Mila aja di sini, Oncey jalan-jalan ke mall mau beli apa?" soal Starlet. "Itu, Oncey lagi cari baju untuk parti di sekolah tapi belum jumpa baju yang cocok, nanti mummy bantuin yaa.." pinta Oncey. "okey, kalau sama anak mummy semua boleh. Mau warna apa sayang?" soal Starlet. Dia berusaha agar Oncey tidak banyak tanya kenapa dia lagi sedih. "Oncey sukanya warna skyblue mummy, warnanya lembut sesuai dengan tema. Apa mummy punya masa untuk join parti kami? soalnya teman-teman Oncey semua bawa orang tua ke parti nanti. Mummy bisa datang kan?" soal Oncey. Soalan Oncey buat Starlet terdiam seketika harus memberi jawapan yang tepat ke anak itu. "Mummy ngak janji ya, tapi mummy usahakan. Apa daddy juga bisa ikut?" soal Starlet bagi memastikan ada orang tua bersama Oncey nanti. "Okey, mummy.." ringkas jawapan Oncey buat Starlet rasa bersalah. "Oncey.. Oncey.. kamu di mana nak?" kedengaran suara bibi Mila memanggil Oncey. "Oncey di sini bi, sama mummy.." balas Oncey serta melambai tangan kepada bibinya. Bibi Mila langsung berjalan menuju ke tempat mereka duduk. " Aduh, maaf non.. Oncey lagi ngerepotin kamu ya? soalnya tadi bibi lagi sakit perut kelamaan di toilet" bibi Mila memberi tahu tanpa di pinta. "Ngak apa-apa bi, ngak ngerepotin.. lagi asyik ngobrol sama Oncey.." balas Starlet." Ya, uda bibi Mila uda siap ni, Oncey mau cari baju di mana lagi uda putar-putar dari tadi semua baju ngak cocok..gimana? " soal bibi Mila kepada Oncey. "Cari lagi bi, biar mummy temenin kita..mummy bisa kan? " soal Oncey. "Bisa dong, yuk.." balas Starlet. Oncey memegang tangan Starlet seolah-olah mereka seperti ibu dan anak. Bibi Mila hanya tersenyum dan mengelengkan kepala melihat karenah mereka berdua."Mummy.. baju ni cocok ngak?" soal Oncey sambil memegang sehelai baju warna skyblue. Starlet memberi isyarat good sama Oncey tanda approve warna baju itu. Oncey langsung beli dengan perasaan yang happy sekali. Mereka bertiga masih putar-putar di mall itu, tiba-tiba perut Oncey berbunyi tandanya lapar. "Sorry...Mummy, i`m hungry.." Oncey sambil tersenyum dan meminta Starlet untuk mencari tempat makan. "Kamu lapar ya? sayang mau makan apa?" soal Starlet. "Oncey mau makan nasi ayam, sama minimum milo mummy.." Oncey siap bagi details kepada Starlet. "Baik laa sayang..." jawap Starlet dan kemudian mereka masuk ke restoran Nasi Ayam Jago.
***********************************************************************************
"Ma, bisa ngak kalau ketemu sama Starlet, ngak usah hina dia, bentak dia? " kata Reno. "Emangnya kenapa, orang kayak Starlet ngak usah diberi muka sangat Reno, satu hari nanti dia bisa naik kepada, lagipun dia itu ngak selevel dengan kita, ngapain kamu bela-bela dia." balas ibunya. "Mama, belum kenal Starlet gimana mama uda level Starlet begitu. Emang segitu bencinya mama sama dia?, Mama ngak pantas nilai seseorng itu hanya dengan mendengar cerita dari orang lain." kata Reno masih membela posisi Starlet. "Mama pokoknya, ngak suka kamu dekat-dekat dia lagi.. apa sih kurangnya komen dari orang tuanya sendiri yang memberi tahu kebenarannya? Lagipun keluarga kita itu uda Kendal keluarga Evan, mama ngak pernah lihat Starlet itu di dalam keluarga mereka. Entah beneran anak yang dikutip di jalanan. Uda gede malah ngak hormat sama orang tua. Itu yang kamu suka???" Tegas Kartini. Reno terdiam seketika mendengar leteran dari ibunya. "salahnya Starlet dimana coba.. sehingga mereka ngak suka Starlet" bisik hati kecil Reno. " Ya, uda mama, kita uda siap shopping kita balik yuk, pokoknya lain Kali kalau jumpa Starlet lagi jangan dihina-hina lagi yaa.. Reno bakal sakit hati loh.." luah Reno sambil memegang tangan ibunya. "Suka hati mama Reno..tapi kamu jangan sebut-sebut nama nya lagi, mama ngak suka. Kamu harus jaga batas dengan Starlet. Kamu itu calon tunangan Skylet bukan Starlet." balas ibunya kembali. Reno menganggu dan tidak menjawap lagi kerana semakin dibelanya Starlet semakin meledak amarah ibunya. Di hati Reno suda merancang bagaimana mendamaikan ibunya dengan Starlet, bagaimana dia membongkar status sebenar Starlet di depan semua orang. Kartini pula tersenyum puas kerana Reno tidak menjawap lagi. "kamu harus nurut mama Reno, ngak ada siapa-siapa yang boleh ambil kamu selain Skylet demi memperluas urusan perusahaan kita." bisik hati kecil Kartini. "Reno..mama lapar ni, teringin makan Nasi Ayam Jago yang ada di lantai bawah itu." Kartini memecahkan lamunan Reno. "ya, uda ..yuk.." balas Reno. Pokoknya apa saja yang buat mama happy Reno turuti agar tidak ngomel terus tentang Starlet.
***********************************************************************************
Starlet happy melihat Oncey yang begitu fokus makan dengan penuh selera seperti uda tiga hari ngak makan. "Sayang pelan-pelan dong makannya.." tegur Starlet dengan lembut sambil lap pipi Oncey yang terkena dengan kicap ayam. "Pokoknya, nasi ayamnya sedap sangat mummy.." balas Oncey sambil sambung makan. Bibi Mila hanya tersenyum. "Pak Zander, metting di mana bi..? nanti kamu dijemput pulang nanti atau gimana ya?" soal Starlet. "Iya non, soalnya Pak Zander meeting di area mall ini juga, sekalian juga cari bajunya Oncey tadi." balas bibi Mila.."Oh..gitunya, maksudnya Pak Zander juga di dalam mall ini ya?" soal Starlet. "Iya, non.." ringkas jawapan bibi Mila sambil tersenyum-senyum begitu juga dengan Oncey. "kok, kamu senyum-senyum.. ada apa ni?" soal Starlet yang kebingungan dan tidak menyedari Zander ada di belakangnya. Zander memberi isyarat diam agar mereka tidak memberi tahu Starlet. "ngak..ngak ada apa-apa kok.." jawap bibi Mila. "mummy kangen ya sama daddy?" soal Oncey pula buat muka Starlet jadi merah. Starlet senyum-senyum sambil membalas, "iya kangen banget sama daddy.." jawap Starlet disertai dengan ketawa .. padahal niatnya cuma gombalin anak kecil di depan nya. "kok, ngak bilang kangen..." seloroh Zander yang Masih senyum mendengar ucapan Starlet sebentar tadi. Starlet terkejut hampir melompat.. " sejak kapan kamu di sini? .." soal Starlet tidak menjawap soalan Zander tadi. "ngak lama kok, barusan sampai, soalnya ada yang rindu itu yang mampir ke sini.." jawap Zander tanpa rasa bersalah. " ohh..pantasan dari tadi senyum-senyum rupanya ada daddy yaa.." kata Starlet kepada Oncey Dan bibi Mila.. mereka semua ketawa terhibur dengan tingkah laku Starlet ketika Zander di sebelahnya. "uda selesai meetingnya?" soal Starlet. "iya ..kamu ngak makan?" soal Zander.. belum sempat Starlet jawap Oncey suda jawap. "mummy tunggu daddy.. katanya ngak ada selera.." jawap Oncey sambil mengenyitkan mata kepada Starlet juga bibi Mila. Starlet membesarkan mata buat bibi Mila, Oncey Dan Zander ketawa sama-sama lagi. "ohh..Masih kenyang tadi, soalnya uda makan sebelum ketemu Oncey... kalau kamu makan ya makan aja.." jawap Starlet sambil memberi senyuman sehingga lesung pipitnya terserlah.."Aku laper juga ni, temenin aku makan ya..atau mau disuapin juga boleh." gurau Zander." Ihh..apa-paan kamu.." cubit Starlet, Zander tersenyum manis begitu. "bercanda kok.." jawap Zander..
************************************************************************************
"Reno....itu bukan Starlet ya? kok dia juga di sini?" Soal Kartini buat riak wajah Reno jadi merah. "mana? mama salah lihat Kali, Starlet mana ada anak.. ada-ada aja deh mama" kata Reno cuba memperhatikan apa benar itu Starlet atau bukan. Degup jantung semakin terasa. "jangan itu kamu Starlet, plesss.." bisik hati kecil Reno. "Yuk.. samperin itu anak yang ngak tau malu, ngapain dia di sini ketawa bagai dengan anak kecil.. jangan-jangan itu anak luar nikah juga.. ngak sopan betul.." kata Kartini sambil menarik lengan Reno. " mama..mama. ngak usah.. nanti kita salah orang gimana, malu dong ma..Inikan tempat umum.. uda yaa.. mendingan kita duduk aja di sini.. Reno lapar banget ni.." kata Reno Cuba mengelek supaya ibunya ngak ke meja mereka. "ya uda, Reno ngak mau biar mama aja deh.." kata Kartini sambil berjalan maju ke meja tersebut. "Starlet.. anak yang gak tau maluu...." teriak Kartini buat orang sekeliling turut melihat ke arah Kartini. "Starlet? tante ngomongin siapa?? Starlet itu siapa coba?" bidas seorang perempuan yang dikatan sebagi Starlet. Kartini yang awalnya terik-teriak itu berasa malu dan langsung minta maaf. " Maaf mbak, kirain Starlet tadi, maaf ya.." kata Kartini sambil buat mimik muka yang menahan malu. Reno pula suda menepuk dahai kerana karenah ibunya di restoran itu buatnya malu..