Zander akhirnya menemukan Starlet langsung memeluk Starlet. " Starlet kamu jangan takut ya, saya di sini.." bisik Zander tepat di telinga Starlet. "Pak, apa lampunya lama menyala yaa? " soal Starlet. "Saya juga ngak pasti Starlet..." kata Zander tiba-tiba Starlet memeluk erat Zander sehingga dua gunungnya menyentuh d**a bidang Zander buat Zander kehilangan arah. Ada yang bangun di bawah sana. "Starlet kamu...?" belum sempat Zander habiskan kata-katanya langsung bibirnya ketemu bibir Starlet. Starlet terkejut bibir mereka bertaut seketika. "maaf pak.." kata Starlet.. Zander menarik muka Starlet langsung melumat bibir mugil Starlet dengan lembut sehingga Starlet terbuai dengan ciuman mesra itu." bapa uda mencuri ciuman pertamaku, harus tanggungjawap yaa..." bisik Starlet. "Starlet.. apa kamu bisa rasakan apa yang saya rasa?" soal Zander.. sepertinya Starlet juga rasa ada yang keras di bawahnya.. Zander Masih mencium bibir Starlet dengan lembut sambil tangan nya memegang dua buah p******a montok milik Starlet.. dari bibir ke leher sehingga ada suara kecil keluar dari mulut Starlet. Zander langsung membuka baju Starlet begitu juga Starlet. Zander menghisap p******a yang sedang mengeras itu.. " teruskan pak,...." suara Starlet memberi green light kepada Zander. Ciuman di p******a meninggalkan banyak kissmark disana, Zander masih meramas lembut p******a Starlet kemudian beralih pula ke bibir. " Pak... aku..mau..." "aku tau Starlet...ini pertama kali kamu berhubungan intim ya?" soal Zander. " Kok, bapa bisa tau? " soal Starlet sambil melingkar tangan di leher Zander. mereka berhenti seketika namun di bawa sana suda meraung-raung untuk dimasukkan ke sarangnya. "saya ngak tega merosak keperawananmu Starlet, saya ngak layak.." kata Zander dan itu jelas bagi Starlet. "kamu ngak boleh berhenti begitu aja pak.." kata Starlet kali ini dia pula yang mencium bibir Zander. melumatnya selembut mungkin. Seolah-olah mereka pasangan yang mabuk cinta. "saya ngak tahan Starlet jika kamu terus begini.." kata Zander sambil meramas p******a Starlet. " ayo pak.. aku juga ngak sabar mau rasa yang dibawah itu...aku mau pak..pless" kata Starlet. "Apa kamu siap?" soal Zander.. "ayo pak... .." Starlet aku....." "teruskan pak..." "ya uda.. aku masuknya pelan-pelan aja dulu ya takutnya kamu kesakitan.."Starlet hanya meraskan sesuatu yang keras masuk di bawahnya.. "kamu yang tahan yaa..sedikit ngilu pastinya.. tapi selepas itu enak kok.." Zander memastikan senjatanya masuk ke dalam secara perlahan-lahan..Sedikit suara keenakan keluar dari bibir Starlet buat Zander semakin gairah. Zander bekerja dengan begitu lembut dan romantik sehingga Starlet benar-benar menikmatinya.. bibirnya melumat bibir Starlet, tangannya meramas p******a Starlet, suara kecil yang keluar dari mulut Starlet begitu mengoda sehingga Zander juga semakin gairah, sementara pingulnya digoyang-goyang perlahan agar Starlet ngak kesakitan cuma menikmatinya saja dan merasakan manisnya permainan di atas ranjang tanpa cahaya.
*************************************************************************************
Starlet begitu menikmati permainan Zander. Lelaki itu tidak bermain dengan kasar cukup mengodanya dan membawa dia di dunia yang berbeza, warna yang berbeza. "apa kamu kesakitan?" soal Zander.. "ngak pak...aku cukup menikmatinya..." balas Starlet melumat bibir Zander.."mau slow aja atau mau coba yang cepat goyangnya?" goda Zander.." aku mau semuanya pak..." balas Starlet goyangan semakin laju dan Starlet semakin mencapai klimaksnya.." pak, aku mau keluar..." "silakan Starlet.." jawap Zander.. begitu mencapai klimaksnya Zander mencium bibir Starlet lagi .. lembut agar gairah Starlet tidak hilang. Lumatan bibir ke bibir buat Starlet terbuai sehingga dia lupa dia sekarang berada di atas badan Zander, duduk mengukung dan Zander menghisap p******a montok itu lagi...."Starlet..aku juga mau keluar ini..." "jangan pak.. aku belum puas lagii, tahan duluan yaa..." "ngak bisa Starlet.. punya kamu itu cukup menyenangkan, cukup mengoda dan cukup buat dede kecilku menikmatinya dengan penuh gairah..." goyangnya semakin laju.. dan laju seolah-oleh meraka hanya berdua di dalam kamar yang gelap. Starlet juga turut menikmati, dan kecepatan goyangan semakin menyeronokkan.. Zander mencapai klimaksnya dan Starlet juga mencapai klimaksnya kali kedua. "terima kasih pak.." kata Starlet sambil mencium bibir Zander lagi..."aku senang dapat rasa semua ini sama bapa.. pokoknya selepas ini jangan ada yang lain ya pak.. pless aku mohon.." kata Starlet.. Zander membalas ciuman itu dengan lembut sekali. "terima kasih uda percaya saya, saya janji ngak ada yang lain selain kamu.." kata Zander.. Starlet memeluk Zander begitu juga dangan Zander. mereka saling berpelukan dan menghabiskan masa bersama dengan begitu romantik sekali...keduanya tertidur dengan lelap sekali. Tiba-tiba lampu suda menyala dan ada suara kecil "mummy...." suara Oncey mengejutkan Starlet. "iya sayang.. ada apa?" soal Starlet. " Peluk.." pinta Oncey.." uda jam berapa ini.." soal Starlet. "jam1.30am, mummy" jawap Oncey.. "ya uda sini mummy peluk" kata Starlet. Starlet memeluk Oncey sementara Zander tidak berjarak dengan Starlet. masih memeluk erat pinggang Starlet. untungnya lampu bilik itu malap. Starlet memeluk Oncey seketika dan Oncey tertidur dengan polos lagi. Benar- benar itu anak haus akan kasih sayang seorang ibu. Starlet menatap wajah anak itu sementara Zander pula masih tidur nenyak. Starlet mengusap pipi Oncey dan Zander.. "aku suda jatuh cinta sama kalian berdua" bisik hati kecilnya. " kamu belum tidur?" soal Zander yang tiba-tiba terjaga." kebangun Oncey mau dipeluk terus.." balas Starlet perlahan. "Oncenya dipeluk, daddynya? bisik Zander.."gimana aku peluk kalian berdua.. kamu peluk aja aku dari belakang, takutnya Oncey kejaga lagi kan kesian dia.." jawap Starlet. "okey bisa dipeluk ya dari belakang.. bererti saya bebas ni lakuin apa aja?" goda Zander.." emangnya kamu mau buat apa pak.." soal Starlet. "boleh ngak jangan panggil aku pak? panggil aja sayang kan bisa..?" kata Zander sambil mengucup telinga Starlet dan tangan mula naik kembali ke p******a Starlet. Meramasnya dengan lembut" kamu lagi ngapain.." "aku mau sekali lagi.." "pakk...jangan ni Onceynya nanti kebanggun..""sekali lagi kamu panggil aku pak, bapak aku langsung hukum kamu yaa.." kata Zander. "sorry sayang.." Starlet mengalah. Zander mencium bibir Starlet lagi.. "sayang..aku mau.." goda Zander. "ni ada Oncey.. gimana main coba.." balas Starlet. "main dari belakang aja boleh? saya janji akan pelan-pelan masuknya.. cukup kamu nikmati soalnya dedeku uda bangun ni.." bisik Zander dengan godaanya...Starlet pasrah.. Zander yang memeluk dari belakang kini memainkan dan memasukkan dedenya perlahan-lahan mainya hanya diluar keintiman Starlet but Starlet naik gairah lagi, sementara itu tangan Zander juga meramas p****g p******a Starlet. cukup diangkat baju yang dipakai Starlet, Zander uda bisa menikmatinya. "Sayang kamu basah banget nii..."kata Zander sambil mencium leher jinjang Starlet.. " Sayang cepat dong masuknya..akuu uda ngak tahan.." bisik Starlet. "mau sekarang masuknya?" goda Zander.."iya Sayang.." "ya, uda aku masuk yaa..Sayang nikmati aja ya kali ini ngak sakit lagi dari yang pertama kali tadi.." bisik Zander. Starlet lagi-lagi mengeluarkan bunyi. "apa enak?" soal Zander yang suda mengoyangkan pinggulnya.." iya sayang..kamu mainya buat aku candu deh.." kata Starlet. dengan sedaya-upaya melepaskan pelukan Oncey dan memsang bantal peluk di sebelah Oncey agar Oncey tidak sedar pelukan mummynya itu suda dilepaskan.
************************************************************************************
"sayang kok pelukan Oncey dilepaskan?" soal Zander.." ya ngak apa-apa nanti selesai mainya dipeluk lagi, ngak tahan godaan kamu sayang.. kini Starlet di atas Zander pula. Dengan senyuman lebar Zander dia puas menikmati mainan Starlet..Goyangan yang lembut. Starlet mengoyangkan pingangnya atas bawa sementara Zander pula mengisap p******a Starlet yang besar bulat itu.."Sayang payudaramu itu sangat montok dan buat aku gairah..goyang yang cepat sayang.." kata Zander..Starlet melumat bibir Zander saling balas membalas. penuh gairah dan romantik.. tiada ada rasa sakit cuma keduanya cukup menikmati. Kini giliran Zander pula di atas.. "sayang aku mau keluar... " "keluarin aja sayang..akuu juga mau keluar.." Zander mengeluarkan bunyi begitu juga dengan Starlet.." Sayang kamu hebat mainya..." puji Starlet.." terima kasih Sayang..kamu buat saya candu...mau lagi dan lagi.." balas Zander. "sayang..." Starlet memangil lembut.. "iya sayang.." jawap Zander. Starlet tidak bicara tapi lengsung mencium bibi Zander dengan punya erti yang dalam. Zander tidak hanya diam dia juga membalas ciuman itu. Mereka sama-sama puas dengan permainan panas mereka. Sentuhan dan ciuman itu buat kedua mereka terbuai oleh cinta yang tumbuh diam-diam. Tidak saling mengungkapkan tetapi sentuhan itu buat mereka sedar bahawa mereka berdua tengah di fasa yang saling memerlukan. Ada cinta yang tulus hadir memberi warna lain di dalam kehidupan masing-asing meski punya maksudnya yang berbeza... Starlet kembali memeluk Oncey dan begitu juga dengan Zander memeluk Starlet seolah-olah Starlet adalah pasangan hiupnya Dan tidak mau kehilangan Starlet lagi.