Clarissa menarik napas dalam dan membuang pelan. Wajah yang sejak tadi menunjukan tatapan serius kini berubah menjadi lebih tenang. Bahkan, bibirnya mengulas senyum dan membuang napas penuh kelegaan ketika manik matanya menatap ke arah jam dinding di depannya. “Astaga, akhirnya selesai juga,” gumam Clarissa ketika menyadari jam kantor yang sudah berakhir. Clarissa mulai memasukan barang bawaannya ke dalam tas dan merapikan meja kerjanya. Rasanya begitu bersemangat dengan apa yang dia kerjakaan kali ini. Hingga semua sudah siap, membuat bibirnya tersenyum lebar. “Aku harus segera pulang,” ucap Clarissa dengan penuh semangat. Dengan cepat, dia mulai bangkit dan siap melangkah pergi. Namun, baru saja dia akan pergi, tepat saat itu juga pintu ruangan Aide

