Bagian 70

1355 Kata

Clarissa menarik napas dalam dna membuang pelan. Sejak tadi dia hanya diam, duduk di salah satu bilik kamar mandi kantor sembari menahan air mata yang sejak tadi terus saja mengalir. Entah mengapa, rasanya begitu sakit ketika mendengar Aiden yang terus menjelekan dirinya. Membuatnya semakin merasa lemah dan tidak berdaya sama sekali.             Lagi. Clarissa yang sejak tadi menahan suara tangisnya menundukan kepala, menyembunyika wajah di antara kedua paha dan membiarkan air matanya kembali turun. Perlahan, dia kembali menarik napas dan membuang pelan, berusaha meredam tangis dan menormalkan suaranya. Hingga dia merasa membaik, membuatnya bangkit dan siap keluar. Namun, dia baru mengulurkan tangan ketika seseorang terdengar masuk. Membuat Clarissa menghentikan niat dan terdiam.        

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN