Hening. Bastian hanya diam dan menatap Aiden yang sejak tadi duduk di depannya dengan kaki disilangkan. Rasanya kesal melihat tingkah Aiden yang sejak tadi tidak membuka percakapan sama sekali. Hingga dia membuang napas pelan dan mulai menatap Aiden dengan ekspresi wajah berubah serius. “Aku mau mengatakan mengenai Clarissa denganmu, Aiden,” ucap Bastian dengan wajah serius. “Dan aku sejak tadi menunggu,” sahut Aiden dengan tatapan santai. Bastian yang mendengar berdecak kecil dan memutar bola mata kesal. Rasanya kesal dengan sikap sombong yang selalu saja Aiden tunjukan. Namun, dia memilih menatap dan mengabaikan sikap Aiden yang sukses membuatnya merasakan emosi. “Kenapa diam? Aku bahkan menunggu, Bastian,” ucap Aiden dengan penuh penekanan. Bastian berdecak kecil dan memutar bola m

