Bagian 82

1654 Kata

            “Aiden, di mana putriku?” tanya Clarissa ketika dia sudah memasuki rumah Aiden yang masih terlihat sama. Bahkan, Clarissa yakin tidak ada yang dirubah sama sekali dengan tatanan rumah tersebut. Matanya mengamati sekitar, mencoba mencari keberadaan putrinya kali ini. Rasanya sudah tidak sabar melihat Oliv yang sudah mulai sehat.             Hening. Aiden yang mendapat pertanyaan tersebut hanya diam dan melangkah pelan. Kakinya mulai menaiki satu per satu anak tangga dengan kedua tangan yang dimasukan ke dalam saku celana.             Clarissa menatap punggung lebar Aiden dan berdecak kecil. “Aiden,” panggil Clarissa karena tidak juga mendapat jawaban.             Aiden yang mendengar mulai berhenti tepat di tengah tangga. Dia membalik tubuh dan menatap ke arah  Clarissa yang

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN