Nara menangis di kursi ruang tunggu. Didepannya ada Fathir yang sedari tadi mondar-mandir. Diffa sedang berada di ruang pemeriksaan. Tadi, setelah mendengar keributan-keributan itu Diffa memegangi telinganya hingga menangis dan pingsan. Dan disini lah Nara dan Fathir sekarang. "Selamatkan anakku ya Allah," kata Nara dalam hati. Tak lama, bunda Fatma, bunda Fanni, bunda Rahma, Shania dan Raka datang ke rumah sakit. Ketiga ibu ibu itu -Fatma, Fanni, dan Rahma- langsung menghampiri Nara dan memeluk nya. "Sabar nak," ucap Bunda Fanni. Bunda Fatma mengelus punggungnya, "sabar sayang kamu pasti bisa lewatin ini," Sedangkan bunda Rahma hanya diam. Sungguh, ia tak sanggup melihat penderitaan anaknya lagi. Raka menghampiri Fathir, lalu mengajak nya keluar dari rumah sakit. Sedangkan Shania,

