D u a p u l u h t u j u h✓

1806 Kata

Mobil bunda Rahma sampai didepan pagar rumah bunda Fatma-mantan mertua Nara- Nara menarik nafas sambil matanya melihat halaman luas dirumah itu. Sudah lama, ia tak kemari. Hampir 7 tahun. Kira kira bagaimana rupa mantan mertuanya itu sekarang? "Nak ayo turun," ajak Bunda Rahma. Nara mengalihkan tatapan nya ke arah Rahma lalu kepada kedua anaknya. "Kamu gak usah takuut, ada bunda nak," Rahma memegang punggung tangan Nara yang terbalut handsock. Nara takut. Nara takut sekali jika kedatangannya kali ini membuat suasana jadi tak enak. Ia takut, takut anak-anaknya bertemu dengan Farhan. Nara tak sanggup melihat bola mata kecewa yang timbul di mata kedua anaknya. "Ra?" Panggilan Rahma membuat lamunan Nara buyar. "Yaa?" "Ayo masuk nak," Nara menarik nafas lalu mengangguk sambil tersenyum.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN