Epilogue

1717 Kata

Pagi telah menjelang, Sehun membuka matanya dengan sedikit enggan. Perlahan, ia menelengkan kepalanya ke samping. Nihil, tak seorangpun ada di sana. Hal ini membuat Sehun tersadar bahwa sang istri, Nara sedang menunaikan tugas sebagai seorang ibu rumah tangga di pagi hari. Sehun memutuskan untuk bangun dari posisinya dan bergegas ke kamar mandi. Seperti Nara yang sudah menjalankan rutinitasnya, Sehun pun harus melakukan hal yang sama. Ia harus segera mandi dan bersiap bekerja. Setelah selesai dengan ritual mandi dan merapikan diri, Sehun segera pergi ke ruang makan. Senyum kecil menghiasi wajahnya ketika mendapati Nara sedang sibuk mendampingi anak-anaknya yang sedang menikmati sarapan mereka di kursi masing-masing. Si sulung Eiffel yang saat ini berusia tiga tahun dan Romeo yang berumu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN