Malam itu Arfa membiarkan Yona meninggalkan meja makan bahkan sebelum makanan di piringnya habis. Tidak ada yang bisa dilakukannya selain menahan emosi agar tidak ikut terpancing dengan kemarahan Yona. Maka selepas terdengar pintu kamar Yona ditutup dan dikunci oleh penghuninya, Arfa mulai bergerak membereskan meja makan. Nafsu makannya pun turut menghilang. Arfa membereskan piring-piring, gelas, mangkok dan juga sendok bekas mereka makan. Lalu menyemprotkan cairan pembersih ke atas meja makan dan mengelapnya hingga bersih dan tidak lengket. Selesai dengan meja makan, Arfa bergerak menuju tempat mencuci piring. Setelah memastikan tidak ada peralatan makan maupun peralatan memasak yang tertinggal untuk dibersihkan, Arfa pun mencucinya. Meskipun tubuhnya masih hangat, juga rasa pegal mas

