Jawabannya

2212 Kata

"Anda ...." "Burhan, panggil aku paman Burhan!" sela tuan Burhan dengan mulut penuh makanan. Maria tersenyum tipis dan mengangguk. Dia tahu jika pria paruh baya yang sedang dia hadapi ini, bukanlah pria tua biasa. Namun dia tidak ingin menunjukan jati dirinya, hingga makan seakan-akan dia orang kekurangan. "Kamu tidak makan?" tanya tuan Burhan. "Ada suami dan nenekku yang selalu menungguku untuk makan," balas Maria tersenyum dengan ramah. "Hmm sangat patuh ya," ucap tuan Burhan. Maria mengangguk, dia hanya tersenyum mendengar pujian tuan Burhan dan hanya menunggunya selesai menghabiskan makanannya. Namun di luar dugaan Maria, tuan Burhan berulang kali memesan makanan, hingga memakan waktu yang banyak untuk hanya sekedar dia yang makan seorang diri saja. "Ternyata kau sangat ba

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN