Seakan Lengah

2010 Kata

Malam itu, Nana kembali ke kediamannya dimana kedua orang tuanya kini tengah duduk di ruang tamu bersama dengan Nia juga ikut Duduk di ruang tamu bersama dengan kedua orangtuanya. Meski Nana sudah mengetahui semua apa yang dilakukan oleh istrinya itu, namun dia hanya membiarkan wanita itu tetap berada ada di dalam zona nyaman seperti saat ini, yang tengah dilakukan oleh Nia duduk sembari memakan camilan tanpa merespon atau pun menyapa Nana sedikitpun. Nia hanya memalingkan wajahnya, dia bertingkah seolah-olah di sibukkan oleh ponselnya, dan tidak menyadari jika Nana sudah kembali, dia berdiri tepat di sampingnya. "Kau ada waktu?" Nia sangat terkejut ketika mendengar suara suaminya yang sangat jarang sekali jika harus berbicara kepadanya. Bahkan melihat ke arahnya dengan wajah datarn

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN