26. Giliranku

1520 Kata

Rutinitas pagi hari yang  biasa. Rangga dengan santai menyantap sarapan karena tidak khawatir untuk terlambat datang ke perusahaannya sendiri, berbanding terbalik dengan Kasih yang selalu sarapan terburu buru dengan segala keruwetannya.  "Hari ini nyerahin surat pengunduran dirinya?" tanya Rangga sambil menyeruput kopi. Kasih mengangguk, mulutnya menggigit roti sambil sibuk memastikan semua pekerjaannya telah diselesaikan secara sempurna pada hari terakhir dia bekerja.  Keinginan yang sudah dari dulu ingin dia lakukan. Kasih akan melanjutkan S2, 2 hari lalu kampus yang sudah menjadi incarannya sejak dulu mengirimkan email yang menyatakan bahwa dia diterima untuk melanjutkan studi pascasarjana nya disana. "Cukup dua kali ya." kata Rangga tenang tanpa melihat ke arah Kasih. "Apanya

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN