"Masuk." Kasih menarik tangan Bayu agar masuk ke apartmennya dan Rangga. "Siapaa?" teriak Rangga dari ruang tv. Bayu melambaikan tangannya kikuk kepada Rangga. Memberikan senyum terbaiknya membalas raut wajah Rangga sudah berubah menjadi kesal. "Ngapain lu kesini?" tanyanya ketus. "Gue cuma mau bilang kalau gue gak mau jauh dari Kas- Tiba tiba Bayu tersungkur tidak sempat menyelesaikan kalimatnya, Rangga melayangkan pukulan tepat di hidung. "Bayu!" pekik Kasih terkejut melihat darah segar mengalir dari hidung Bayu akibat ulah kakaknya, Kasih segera menghampiri Bayu yang terduduk. Meringis ikut merasakan perih. Tangan Bayu menyeka sesuatu yang mengalir dari hidungnya, darah. Dia tersenyum menghadap Kasih. "Aku gak apa.." bisiknya pelan. "Pergi lu dari sini. Gak ada yang per

