Bagian 68

1467 Kata

Dari tadi ia merasa lemas bahkan untuk bicara saja tidak kuat. Bagaimana tidak kuat jika dirinya makan baru sekali selama dua hari itu pun langsung makan makanan pedas. Ayu lumayan bertenaga setelah dapat infusan, ia tidak tahu apa yang sedang terjadi baginya itu seperti mimpi, Ayu melihat kamarnya besar ada sofa, meja makan, tv dan entahlah sepertinya kamarnya ini vip. Clek... Tak lama David masuk dengan membawa kantong belanjaan. Lelaki itu terlihat berantakan tapi Ayu dapat melihat senyumnya seperti biasa. Tidak lama dari itu ada yang masuk yaitu Rinnly, Rey, Dera dan Rega. “Ayu.” Kata Rinnly. Rinnly duduk si samping Ayu dan mengelus perutnya. “Syukurlah kamu dan anakmu sehat.” Anak? Ayu mengerutkan keningnya ia melihat perutnya dan dengan pelan menyentuhnya. Ayu meraba perutny

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN