David mengangkat kepala Ayu dengan pelan lalu menarik lengannya dan membaringkannya kembali. David turun dari kasur memperbaiki selimut istrinya dan menarik kain korden menutupi tempat tidur. David kemudian duduk di mini bar sambil minum air putih. Tuk Tuk Tuk David menengok ke arah pintu dan terbuka sendiri tak lama Rega dan Dera datang begitu pun dengan Abangnya dan temannya. Sepertinya baterai sosial David sudah habis terkuras, ia berdiri dan membuat kode untuk diam karena Ayu tidur. “Ketemu di lobby.’’ Kata Dera pelan. Suri datang bersama sahabat baiknya namanya Safira. “Bagaimana keadaannya?” tanya Suri panik. “Kandungannya lemah, hampir keguguran karena pendarahan waktu di kampus. Sepertinya benturan akibat jatuh dengan motor saat mereka menendang motor Ayu.” “Kamu juga De

