Bagian 52

1141 Kata

David terbangun ketika mendengar suara ia menengok rupanya Raya membuka pintu kamar apartemennya. Raya sudah mandi dan cantik hanya saja matanya terlihat sayu dan lelah, David kembali tidur tapi Raya membuka tirai jendela membuat pantulan sinar matahari mengenai matanya. Mata ber pupil cokelat itu terbuka ia memperbaiki posisi tidurnya dengan setengah bangun ia mengucek matanya setelah itu bersandar di kasur. Raya mencoba mendekati David dan berbaring di sampingnya kemudian ia bersandar di d**a David. “Aku minta maaf atas kejadian semalam.” Katanya sambil memainkan kaos David. “Hm, minggirlah. Aku mau ke kamar mandi.” Kata David ia melihat ada bekas sesuatu di sekujur tangan Raya seperti bekas ikatan dan genggaman. David langsung sadar dengan penuh, ia melebarkan matanya sembari menata

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN